Ketika Sosial Media Bukan Lagi Untuk Sosialisasi

Hello! Setelah beberapa artikel gue tulis tentang review-review anime sekarang mau bahas yang agak beda yaa~

Well, siapa sih yang hari gini gak punya atau gak ngerti sosial media? Dari jamannya friendster, facebook, twitter, dan lain-lain. Ya, namanya juga sosial media definisinya tentu sarana untuk bersosialisasi dan berinteraksi agar lebih mudah. Kaum paling umum pengguna sosial media adalah anak muda, walaupun gak menutup kemungkinan anak kecil atau orang yang lebih tua punya sosmed. Jaman sekarang orang-orang penting dari presiden hingga artis mempunyai sosmed untuk memberitahu info-info kepada para “pengikutnya”.

Dilihat dari sisi ekonomi dan efisienitas tentu sosmed adalah media ampuh untuk interaksi berbanyak tanpa harus bertatap muka satu sama lain. Nah, tapi gimana jadinya kalo sosmed bukan lagi untuk sosialisasi? Maksudnya adalah… well, coba deh liat ke diri sendiri aja dulu dehh, pada punya berapa sosmed? Coba hitung, FB, twitter, instagram, path, ask.fm, snapchat, bbm, whatsapp,line blablabla, dan blablabla. Udah kehitung? Maksudnya ngitung itu apa sih? Nah, coba pikir, diantara sosmed yang kalian punya apa “friends” kalian di sosmed-sosmed tersebut beda-beda kah? Kalo misalnya kebanyakan sosmed yang kalian punya itu forum-forum yang tentunya orangnya beda-beda itu gak masalah. Tapi kalo yang “friends” nya kurang lebih sama gimana? Jadi gunanya buat banyak-banyak apa dong? Mmm, no offense yaa, monggo pikirin jawabannya sendiri😀 . Dilihat dari sisi lain, coba deh kalian filter diantara “friends” itu berapa banyak yang kalian kenal? Atau setidaknya kalau ketemu di Real Life bakal nyapa satu sama lain. Udah keitung? Kalo belum gue tungguin deh,hehe~

Dari penyelidikan (cieh) diatas, udah bisa narik kesimpulan dong? Jadi apa bener sosial media yang “katanya” buat interaksi dan sosialisasi itu udah kalian maksimalkan fungsinya? Atau malah sebaliknya? Nah, yang pasti tujuan dibuatnya sosmed ini buat kita lebih mudah interaksi sama temen-temen kita yang lainnya sehingga jangan sampai gara-gara keasyikan ber-sosmed ria jadi mengorbankan waktumu buat temen-temen real ya! Inget-inget gunakan sosmed sesuai fungsinya!😀

4 thoughts on “Ketika Sosial Media Bukan Lagi Untuk Sosialisasi

    • Coba dilihat penyebabnya dulu. Siapa tahu dia kebanyakan ber-sosial media ria akibat gak ada kerjaan? Mungkin penanganannya bisa diajak jalan-jalan dan sebagainya:) Kalau memang sepanjang waktu tidak bisa lepas dari gadget baru bisa diambil tindakan tegas. Semoga membantu^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s